Langsung ke konten utama

Pidato - Wanita Berjilbab. materi grade 9



Assalamualaikum wr.wb
Teman teman yang saya cintai, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita masih dapat hidup dan bernafas pada hari ini. Pidato saya hari ini mengangkat tema “PENTINGNYA MENJAGA LISAN DAN PERBUATAN TERUTAMA UNTUK KAUM WANITA BERJILBAB”.
            Wanita berjilbab adalah sama dengan manusia lainnya. Mayoritas pengguna jilbab di Indonesia adalah wanita islam atau muslimah. Hal-hal yang dilakukan oleh manusia ada yang pantas atau sebaliknya. Dan hal-hal yang seharusnya diperhatikan oleh kaum wanita berjilbab ialah wanita berjilbab harus memperhatikan betul setiap perkataan dan perbuatan mereka agar terhindar dari fitnah fitnah manusia. Oleh karena itu, menjaga lisan dan perbuatan adalah sangat penting bagi manusia, terutama wanita muslimah yang berjilbab.
Pada jaman sekarang, banyak sekali ditemukan wanita berjilbab yang kurang dapat menjaga perkataan dan perbuatannya. Wanita seperti itu banyak  dijumpai dan bermacam-macam modelnya. Contohnya adalah wanita berjilbab yang merasa dirinya paling hebat diantara yang lain, sehingga ia menyombongkan diri. Dan contoh lain adalah wanita berjilbab yang berlaku sewenang-wenang terhadap orang lain tanpa memikirkan perasaan orang lain atas tindakannya. Contoh-contoh itu adalah mencerminkan bahwa seseorang itu kurang mengerti dalam hal akhlak, jiwa, dan hati.
Sebagai kaum wanita berjilbab yang diberikan akal oleh Allah S.W.T, gunakanlah akal dan jagalah lisan dengan baik. Sebuah hadits mengatakan “Apabila kamu beriman dengan hari akhir, hendaklah berbicara yang baik atau diam”. Jadi, belajarlah untuk tidak terlalu banyak berbicara dan berbicaralah sewajarnya. Dan juga, perdalamlah ilmu agama karena itu akan menguatkanmu, meningkatkan keimananmu dan banyak manfaat lainnya yang akan berguna untuk bekal kita ke akhirat nanti. Pantun saya:
Ada buah ditukang kebab
Disampingnya gajah lagi makan roti
Alangkah indah wanita berjilbab
Cantik wajah dan juga hati

Sekian pidato dari saya, semoga dapat bermanfaat dan menjadi bahan introspeksi. Saya mohon maaf apabila terdapat kata dan perbuatan yang kurang berkenan dihati. Kesempurnaan datangnya dari Allah dan kekurangan datangnya dari diri saya sendiri, wassalamualaikum wr.wb J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL ACCURATE TEORI 2015 - ANHS

1.       Yang bukan software akuntansi adalah ... A.     DacEasy Accounting B.      MYOB Accounting C.     Accurate D.    Ms.Paint E.     Zahir Acc 2.       Accurate adalah software akuntansi yang dibuat dari negara... A.     Irlandia B.      Canada C.     Australia D.    Indonesia E.     Amerika 3.       CPSSoft adalah Kepanjangan dari.. A.    Cipta Piranti Sejahtera B.      Cipta Perusahaan Sejahtera C.     Cipta Perusahaan Software D.    Cipta Piranti Software E.     Cempaka Piranti Sejahtera 4.       Eksistensi file dari program software komputer akuntansi Accurate adalah... A.     GB B.    ...

Bertemu Tiga September

Malam ini, cuaca tak terlalu dingin ataupun panas. Berbeda dengan biasanya, daerah Priok memang bagai sebuah kewajiban kalau rada ‘gerah’. Sudah sekitar pukul 00.15 dan aku masih sibuk dengan laptopku. Hari yang berganti ini memang tak asing, bukan karena sekarang adalan senin – minggu. Melainkan, aku paham betul bahwa hari ini bertepatan dengan tanggal kelahiran seseorang yang menjadi tonggak keluargaku. Ialah ayah. Seorang laki-laki yang seharusnya paling ku hormati di antara keluargaku. Aku masih belum mengucapkan apa pun kepada ayah pada menit ini. Bahkan aku tak menyiapkan hadiah untuknya. Aku sadar bahwa tak seharusnya malu untuk sekedar mengucapkan do’a secara langsung di depan ayah. Tak ada salahnya, apalagi ini adalah hari spesialnya. Seketika aku teringat akan batas umur ayah, yang entah akan benar-benar terjadi atau tidak. Namun harapku, semoga ayah bisa di sini lebih lama. Bersamaku, bersama ibu, dan kedua adikku. Kira-kira pukul 00.19, aku menghampiri a...

Antagonis: Realita peran kehidupan

Aku tidak pandai menulis bak penulis cerpen, apalagi novelis. Aku belum suka   pada deskripsi suasana yang begitu detail. Sebab itu maka, tulisan ini tak diawali dengan suasana rintik hujan, atau bisingnya angin Jakarta di malam penutupan Asian Games ini. *** Besok, aku tak tahu apakah aku masih bisa menjemput hari. Sebab malam ini terlalu gelap. Semester tiga yang kelam, dilengkapi dengan semester empatku yang gelap. Sempurna sudah. Oh iya, sadarkah kamu tentang dirimu itu? pernah atau seringkah kamu menanyakannya? Aku sendiri kadang takut saat memikirkanku. Bisa begitu, yaa. *** Waktu sudah menunjukkan pukul 23.06 dan seharusnya aku beranjak tidur. Sebab meski tak tahu aku masih di sini atau tidak, tapi rencananya, esok adalah hari H acaraku dan kawan-kawan. Tapi entah, pikiranku masih mengawang-awang. “Bagaimana bisa tidur jika kata-kata itu tak berwadah? Tak dituang?” Kalau aku, sulit sekali jika membiarkan kata itu diam membeku dan beranak-pinak hanya di dal...