Langsung ke konten utama

Mukjizat Basmallah (kisah)



Basmalah(1)

Ada seorang yahudi yang mencintai seorang wanita sampai tergila gila. Akibatnya ia merasa makan minum tak enak dan tidurpun tak nyenyak. Akhirnya ia menemui Atha’ Al-Akbar untuk menanyakan jalan keluar atas kesulitan yang dihadapinya itu. lantas atha’ menuliskan basmalah di sehelai kertas, lalu berkata kepadanya “Bacalah ini, Mudah-mudahan Allah SWT melalaikanmu dari mengingat wanita itu serta mengaruniakan wanita itu kepadamu!”
Setelah tulisan itu dibacanya, ia berkata “Wahai Atha’, aku telah merasakan manisnya iman dan telah bersinar cahaya di kalbuku, hingga sekarang aku telah melupakan wanita itu. Ajarkanlah islam kepadaku!” Maka, Atha’ mengajarkan tentang islam kepadanya. Berkat basmallah akhirnya ia masuk islam.
Keislaman orang yahudi itu terdengar oleh wanita yang dahulu digilainya. Lantas wanita itu datang menemui Atha’ dan berkata padanya “Ya Imam Al-Muslimin, saya adalah wnaita yang disebutkan oleh lelaki yahudi yang masuk islam itu. Semalam saya bermimpi didatangi oleh seseorang dan orang itu berkata kepada saya ‘Jika anda ingin melihat tempat anda didalam syurga, maka menghadaplah kepada Atha’ , karena ia akan memperlihatkannya kepada anda!’, Nah, sekarang aku telah berada dihadapan tuan, maka katakanlah kepadaku dimana surga itu?”
Atha’ menjawab “Jika anda menginginkan surga, maka anda harus membuka pintunya lebih dahulu, baru memasukinya”
Wanita itu bertanya “Bagaimana aku dapat membuka pintunya?”
Jawab Atha’: “Ucapkanlah Bismillahirrahmaanirrahim”
Setelah wanita itu mengucapkan basmalah, lalu ia berkata: “wahia Atha’, kurasakan ada seberkas cahaya bersinar dalam kalbuku, dan kerajaan Allah dapat kulihat. Ajarkanlah islam kepadaku!”
Kemudian Atha’ mengajarkan islam kepadanya. Berkat basmalah, wanita itu akhirnya masuk islam. Lalu ia pulang kembali kerumahnya. Pada malam harinya, ketika ia tidur, ia bermimpi seakan akan masuk kedalam surga, menyaksikan istana-istana dan kubah kubah didalamnya. Diantara salah satu kubah itu terdapat tulisan: “Bismillahirrahmaanirrahim, Laa Ilaaha illa Allah Muhammad Rasulullah”
Ketika wanita itu membaca tulisan tersebut, tiba-tiba terdengar suara mengatakan “Wahai wanita, Allah telah memberikan semua apa yang telah kau baca!”

Basmalah(2)

Abu Muslim Al-Khawlany dahulu pernah mempunyai budak wanita. Budak wanitanya itu sangat membencinya. Sudah beberapa kali budak wanita itu memberi minuman beracun kepada Abu Muslim, namun tidak pernah berhasil. Setelah sekian lama maksud jahatnya itu tidak juga membuahkan hasil seperti yang diharapkannya, maka budak wanita tadi bertanya kepada Abu Muslim “Saya telah meracuni tuan beberapa kali, tetapi mengapa tidak pernah berhasil?” Abu Muslim menjelaskan: “Karena setiap kali saya hendak makan atau minum, saya selalu membaca ‘Bismillahirrahmanirrahim’”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL ACCURATE TEORI 2015 - ANHS

1.       Yang bukan software akuntansi adalah ... A.     DacEasy Accounting B.      MYOB Accounting C.     Accurate D.    Ms.Paint E.     Zahir Acc 2.       Accurate adalah software akuntansi yang dibuat dari negara... A.     Irlandia B.      Canada C.     Australia D.    Indonesia E.     Amerika 3.       CPSSoft adalah Kepanjangan dari.. A.    Cipta Piranti Sejahtera B.      Cipta Perusahaan Sejahtera C.     Cipta Perusahaan Software D.    Cipta Piranti Software E.     Cempaka Piranti Sejahtera 4.       Eksistensi file dari program software komputer akuntansi Accurate adalah... A.     GB B.    ...

Bertemu Tiga September

Malam ini, cuaca tak terlalu dingin ataupun panas. Berbeda dengan biasanya, daerah Priok memang bagai sebuah kewajiban kalau rada ‘gerah’. Sudah sekitar pukul 00.15 dan aku masih sibuk dengan laptopku. Hari yang berganti ini memang tak asing, bukan karena sekarang adalan senin – minggu. Melainkan, aku paham betul bahwa hari ini bertepatan dengan tanggal kelahiran seseorang yang menjadi tonggak keluargaku. Ialah ayah. Seorang laki-laki yang seharusnya paling ku hormati di antara keluargaku. Aku masih belum mengucapkan apa pun kepada ayah pada menit ini. Bahkan aku tak menyiapkan hadiah untuknya. Aku sadar bahwa tak seharusnya malu untuk sekedar mengucapkan do’a secara langsung di depan ayah. Tak ada salahnya, apalagi ini adalah hari spesialnya. Seketika aku teringat akan batas umur ayah, yang entah akan benar-benar terjadi atau tidak. Namun harapku, semoga ayah bisa di sini lebih lama. Bersamaku, bersama ibu, dan kedua adikku. Kira-kira pukul 00.19, aku menghampiri a...

Antagonis: Realita peran kehidupan

Aku tidak pandai menulis bak penulis cerpen, apalagi novelis. Aku belum suka   pada deskripsi suasana yang begitu detail. Sebab itu maka, tulisan ini tak diawali dengan suasana rintik hujan, atau bisingnya angin Jakarta di malam penutupan Asian Games ini. *** Besok, aku tak tahu apakah aku masih bisa menjemput hari. Sebab malam ini terlalu gelap. Semester tiga yang kelam, dilengkapi dengan semester empatku yang gelap. Sempurna sudah. Oh iya, sadarkah kamu tentang dirimu itu? pernah atau seringkah kamu menanyakannya? Aku sendiri kadang takut saat memikirkanku. Bisa begitu, yaa. *** Waktu sudah menunjukkan pukul 23.06 dan seharusnya aku beranjak tidur. Sebab meski tak tahu aku masih di sini atau tidak, tapi rencananya, esok adalah hari H acaraku dan kawan-kawan. Tapi entah, pikiranku masih mengawang-awang. “Bagaimana bisa tidur jika kata-kata itu tak berwadah? Tak dituang?” Kalau aku, sulit sekali jika membiarkan kata itu diam membeku dan beranak-pinak hanya di dal...